MENGAPA NABI ﷺ YANG DIPERINGATI HARI LAHIRNYA, KOQ BUKAN WAFATNYA…?!!?

MENGAPA NABI ﷺ YANG DIPERINGATI HARI LAHIRNYA, KOQ BUKAN WAFATNYA…?

Sering kita mndapatkan prtanyaan dari masyarakat akar rumput ihwal tdak di peringatinya hari wafatnya Rasulullah ﷺ
Mereka brtanya, kenapa tidak ada peringatan hari wafatnya Nabi ﷺ Sebagaimana haul ulama & wali Allah, Mengapa hanya hari kelahiran beliau yg di peringati…?

Sehubungan dngan ini, Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki dlam kitabnya Haulul-Ihtifal bi Dzikra Maulidin-Nabi asy-Syarif, beliau mncatut prnyataan Imam Jalaluddin As-Suyuthi dalam Al-Hawi nya:

ﻧﺼﻪ : ﺇﻥ ﻭﻻﺩﺗﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺃﻋﻈﻢ ﺍﻟﻨﻌﻢ ﻭﻭﻓﺎﺗﻪ ﺃﻋﻈﻢ ﺍﻟﻤﺼﺎﺋﺐ ﻟﻨﺎ. ﻭﺍﻟﺸﺮﻳﻌﺔ ﺣﺙناﻋﻠﻰ ﺇﻇﻬﺎﺭ ﺷﻜﺮ ﺍﻟﻨﻌﻢ ﻭﺍﻟﺼﺒﺮﻭﺍﻟﺴﻜﻮﻥ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﻤﺼﺎﺋﺐ
Sesungguhnya kelahiran Nabi ﷺ lebih Agung Daripada Semua Nikmat Sedangkan Kewafatnya Beliau Merupakan Musibah yg Paling Besar.
Syariat Islam selalu mnganjurkan untulk mnampakkan rasa syukur atas nikmat-nikmat dan brsabar selrta diam (tdak melngeluh) ktika trtimpa musibah-musibah.

ﻭﻗﺪ ﺃﻣﺮ ﺍﻟﺸﺮﻉ ﺑﺎﻟﻌﻘﻴﻘﺔ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﻮﻻﺩﺓ ﻭﻫﻰ ﺇﻇﻬﺎﺭ ﺷﻜﺮ ﻭﻓﺮﺡ ﺑﺎﻟﻤﻮﻟﻮﺩ . ﻭﻟﻢ ﻳﺄﻣﺮ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﻤﻮﺕ ﺑﺬﺑﺢ ﻋﻘﻴﻘﺔ ﻭﻻ ﺑﻐﻴﺮﻩ , ﺑﻞ ﻧﻬﻰ ﻋﻦ ﺍﻟﻨﻴﺎﺣﺔ ﻭﺇﻇﻬﺎﺭ ﺍﻟﺠﺰﻉ .
Sesungguhnya Islam tlah memerintahkan untk mlaksanakan aqiqah saat kelahiran bayi.
Islam tidak prnah pada saat ada kematian mnganjurkan mnyembelih hewan aqiqah dan lainnya. Bahkan, mlarang untk meratapi dan mnampakkan rasa duka.

ﻓﺪﻟﺖ ﻗﻮﺍﻋﺪ ﺍﻟﺸﺮﻳﻌﺔ ﻋﻠﻰ ﺃﻧﻪ ﻳﺤﺴﻦ ﻓﻰ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﺸﻬﺮ ﺇﻇﻬﺎﺭ ﺍﻟﻔﺮﺡ ﺑﻮﻻﺩﺗﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺩﻭﻥ ﺇﻇﻬﺎﺭ ﺍﻟﺤﺰﻥ ﻓﻴﻪ ﺑﻮﻓﺎﺗﻪ
Dngan dmikian, kaidah-kaidah syariat mnunjukkan bahwasanya sangat bagus pada bulan ini (Rabiul Awwal) untk mnampakkan kbahagiaan sebab lahirnya Nabi ﷺ, bukan mnampakkan duka sebab mninggalnya Beliau.

ﻭﻗﺪ ﻗﺎﻝ ﺍﺑﻦ ﺭﺟﺐ ﻓﻰ ﻛﺘﺎﺑﻪ ‏( ﺍﻟﻠﻄﺎﺋﻒ ‏) ﻓﻰ ذﻡ ﺎﻟﺮﺍﻓﻀﺔ ﺣﻴﺚ ﺍﺗﺨﺬﻭﺍ ﻳﻮﻡ ﻋﺎﺷﻮﺭﺍﺀ ﻣﺄﺗﻤﺎ ﻷﺟﻞ ﻣﻘﺘﻞ ﺍﻟﺤﺴﻴﻦ
Ibnu Rajab al-Hanbali brkata dlam kitabnya “Al-Lathaif Al Ma’arif” dlam mncela Kaum Rafidlah, karna mreka mnjadikan Hari Asyura’ sbagai hari berbela sungkawa atas kematian sayyidina Husain.
Dmikianlah sekelumit pnjelasan alasan tdak di peringatinya hari wafatnya Baginda Rasul ﷺ

Dan Ada juga Yang Berpendapat Bahwa Para Nabi-Nabi Yang Terdahulu Sudah Diberi Tahu Oleh Allah swt , Lewt Kitab Sucinnya , Bahwasanya Besok Pada Hari Akhir Allah swt Akan Mengutus Utusan Yang Paling Akhir {Khotamunnabiyyin} Yakni Baginda Nabi Muhammad ﷺ Serta Allah swt Menyebutkan Sifat-Sifatnya AhlakNya Sampai FisiknNya Pun Secara Detail Allah swt Menceritakan Lewat Kitab-kitab Suci Para Anbiya Terdahulu .
Oleh Karena itu Dengan LahirnNya Baginda Nabi ﷺ Di Alam Dunia Ini Merupakan Rahmat Allah swt Yang Paling Agung Sehingga Kita Sebagai UmmatNya Sudah Selayaknya Untuk Merasa Bergembira Dengan Lahirnya Manusia Piliha Yang Paling Di Muliakan Oleh Allah swt.
Semoga Kita Kelak Surganya Bisa Dikumpulkan Dengan Orang-orang Mulia Aamiin ..Yaa Robbal Aalamiin.

Rahasia & Hikmah Mondokkan Anak

*”Orang Tua yang Memondokkan Anak Telah Lulus Ujian Fitnah Harta dan Anak”*

Anak dan harta adalah ujian hidup bagi seorang manusia. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:

إنما أموالكم وأولادكم فتنة
Sesungguhnya harta-hartamu dan anak-anakmu adalah fitnah

Harta dan anak merupakan ujian bagi manusia. Dan manusia, bisa lulus ujian, manakala mampu menggunakan hartanya di jalan Allah Swt. serta mengarahkan anak-anaknya menuju Allah Swt.

Harta maupun anak, sama-sama memiliki 3 kategori:
1. Harta/anak yang mengandung ketakwaan. Contoh harta yang mengandung ketakwaan: rumah yang di dalamnya terdapat ruang tamu untuk memuliakan tamu atau ruang sholat. Contoh anak yang mengandung ketakwaan: anak yang mau belajar dan beribadah kepada Allah Swt.
2. Harta/anak yang mengandung kemaksiatan. Contoh harta yang mengandung kemaksiatan: rumah yang sering dibuat untuk bermaksiat. Contoh anak yang mengandung kemaksiatan: anak yang menerjang hal-hal yang diharamkan.
3. Harta/anak yang tidak mengandung apa-apa. Contoh harta yang tidak mengandung apa-apa: rumah buagus yang tidak ada ruang tamu, ruang sholat atau tidak pernah dibacakan Al-Qur’an. Contoh anak yang tidak mengandung apa-apa: anak yang hidupnya hanya habis untuk mencari harta dunia dan tidak mau beramal.

Kita sebagai orang tua yang mau memondokkan anak harus bersyukur, sebab kita sudah mampu lulus ujian/fitnah dalam menghadapi anak-anak dan harta kita.

Bentuk kelulusan ujian orang tua yang mau memondokkan anaknya:
1. Orang tua lulus atas fitnah anak, karena mereka ikhlas melepas anaknya mondok, dan rela berpisah dengan sang anak, supaya sang anak mau mencari ilmu-ilmu yang wajib, yaitu: ilmu-ilmu Al-Qur’an (ayat muhkamat), hadits-hadits nabawi (sunnah qaimah), dan ilmu-ilmu tentang kewajiban beragama Islam (‘ilmu fardhiyyah)
2. Orang tua lulus atas fitnah/ujian harta, karena mereka mau menginfaqkan hartanya di jalan Allah Swt., dengan mencukupi seluruh kebutuhan anak-anaknya selama belajar di Pondok Pesantren.

Orang tua yang mau memondokkan anaknya akan mendapatkan 3 hal yang disabdakan Nabi Muhammad sebagai amal yang tidak akan terputus:
إذا مات ابن آدم انقطع عمله إلا من ثلاث: صدقة جارية، علم ينتفع به، ولد صالح يدعو له
Ketika bani Adam meninggal, maka amalnya akan terputus kecuali tiga: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang mau mendoakannya.

Orang tua yang mau memondokkan anaknya mendapatkan ketiga-tiganya:
1. Sedekah Jariyah [apa yang diinfaqkannya untuk mondokkan anaknya adalah Infaq fi Sabilillah dan termasuk dalam Shodaqoh Jariyah]
2. Ilmu yang bermanfaat [Dalam sudut pandang orang tua, ilmu yang bermanfaat: ia mau mendorong anaknya dan menginfaqkan hartanya untuk mendukung anaknya mencari ilmu Allah Swt. Dalam sudut pandang anak: mengamalkan kewajiban mencari ilmu, mengamalkan dan mengajarkannya. Kedua-duanya merupakan ilmu yang bermanfaat]
3. Anak shaleh yang mau mendoakan kedua orang tua [orang tua yang mau memondokkan anaknya, sebenarnya sedang berusaha mempersiapkan anaknya untuk menjadi anak shaleh, yang tentunya kelak akan mendoakannya, dan beramal untuknya]

(Tulisan ini Cuplikan Mau’idhoh Hasanah Abina KH M Ihya Ulumiddin, Pengasuh Pondok Nurul Haramain Pujon Malang, di Yanbu’ul Qur’an Boarding School 1 Pati, dalam acara Sambangan Rutin Bulanan Ahad 04 November 2018)