Duhai Istriku


​Duhai istriku…

Belahan Jiwaku…

*WANITA HEBATKU*
🌺Wanita hebat bukan karena dia cantik

🌺 Wanita hebat bukan karena dia kaya

🌺 Wanita hebat bukan karena dia pintar

Dan bukan pula karena disampingnya ada lelaki gagah dan kaya

  🌺Wanita hebat bukan  garang atau lemah lembut

*Tapi wanita hebat adalah*:

🎀 Wanita yang mampu terus berdiri  menyelesaikan masalahnya

🎀 Mampu berdoa dan percaya kepada Allah sumber kekuatan

🎀 Wanita hebat melukis kekuatan melalui proses kehidupan

🎀 Bersabar saat tertekan

🎀 Tersenyum saat hati menangis

🎀 Diam saat terhina

🎀 Mempesona karena memaafkan

🎀 Mampu membalut luka hati dengan sabar

🎀 Mampu memadam amarah dengan istighfar

🎀 Mampu menghapus dendam dengan maaf.

Doa Akhir dan Awal Tahun

سُبْحَانَكَ لَاعِلْمَ لَنَا إِلَّا مَا عَلَّمْتَنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيْمُ الْحَكِيْمُ

Alloh Ta’ala berfirman dalam surat Al-Baqoroh ayat 32, “Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami. Sesungguhnya, Engkaulah yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” 
Menjelang akhir tahun hijriyyah ini, ternyata umur kita sudah bertambah lagi. Sebagai seorang muslim yang bertaqwa, hendaknya kita selalu bersyukur atas anugerah umur tersebut. Mari kita renungkan, amal apa sajakah yang telah kita kerjakan di tahun ini? Sudah kah kita menolong saudara muslim kita yang lain? Berbakti pada orang tua, menafkahi keluarga dst? 

Dalam sebuah hadits disebutkan: 
أَنَّ رَجُلًا، قَالَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَيُّ النَّاسِ خَيْرٌ؟ قَالَ : مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ قَالَ : فَأَيُّ النَّاسِ شَرٌّ؟ قَالَ : مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَسَاءَ عَمَلُهُ
 ٍ

Seseorang bertanya kepada Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa sallam, “Wahai, Rosulalloh, siapakah sebaik-baik manusia?” Beliau menjawab,”(Sebaik-baik kalian adalah) orang yang panjang umurnya dan baik amal perbuatannya.” Orang itu bertanya lagi, “Siapakah sejelek-jelek manusia?” Beliau menjawab, ” (Sejelek-jelek kalian adalah) orang yang panjang umurnya dan buruk amal perbuatannnya.” (HR At-Tirmidzi).
ِSetiap orang pasti berharap dari amalnya yang banyak untuk mendapatkan husnul khotimah. Al-Habib Umar ibn Hafidz mengatakan, untuk mendapatkan husnul khotimah di akhir hidupnya seseorang membutuhkan latihan untuk menutup di segala waktunya dengan akhiran yang baik. Sebab, bagaimana mungkin seseorang mengharapkan husnul khotimah di akhir hidupnya jika ia tidak bisa menutup harinya, bulannya dan tahunnya dengan penutup dan akhiran yang baik? Bukankah Nabi juga bersabda: 
.إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِخَوَاتِيْمِهَا
“Sesungguhnya amal-amal itu sesuai dengan pungkasan atau penutupnya.” (HR. Al Bukhori). (Mamlakatul Qulub wal A’dloo’, al-Habib Umar ibn Hafidz).
Di penghujung tahun ini, marilah kita tutup tahun ini dengan doa dan amal sholih.
 Syeikh Abdul Hamid Quds (seorang ulama dan pengajar di masjidil haram yang wafat pada tahun 1334 H) mengajarkan kita untuk berdoa di awal tahun dan akhir tahun yang tertulis dalam kitab beliau: Kanzun Najaah wa as-Surur fi al-Ad’iyah allati Tasyroha ash-Shuduur.
Kenapa harus berdoa? Sebab doa adalah inti sari ibadah di mana seseorang merasa kecil dan sangat membutuhkan Alloh yang Maha Segalanya. Doa adalah salah satu senjata orang mukmin untuk menggapai ridha-Nya dan terlepas dari gelisahan hati.

  Berikut ini adalah do’a akhir tahun dan awal tahun, sebelum membacanya hendaknya membaca surat Yasin sekali (untuk doa awal tahun) dan sekali (untuk doa akhir tahun): 

DO’A AKHIR TAHUN
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ. وَصَلَّى اللهُ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. اَللّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِى السَّنَةِ الْمَاضِيَةِ وَلَمْ تَرْضَهُ، وَنَسِيْتُهُ وَلَمْ تَنْسَهُ، وَحَلِمْتَ عَنِّى مَعَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِى، وَدَعَوْتَنِى إِلَى التَّوْبَةِ بَعْدَ جَرَاءَتِى عَلَيْكَ.

 اَللّهُمَّ إِنِّى أَسْتَغْفِرُكَ مِنْهُ فَاغْفِرْ لِى.

 اَللّهُمَّ وَمَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِى عَلَيْهِ الثَّوَابَ وَالْغُفْرَانَ فَتَقَبَّلْهُ مِنِّى، وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِى مِنْكَ، يَا كَرِيْمُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Bismillahirrohmanirrohim 

Wa shollallohu ‘alaa sayyidina muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shohbihi wa sallam. 

Allohumma maa ‘amiltu min ‘amalin fis sanatil maadliyati, wa lam tardlohu, wa nasituhu wa lam tansahu, wa halimta ‘anni ma’a qudrotika ‘alaa ‘uquubatii, wa da’autanii ilat-taubati ba’da jarooati ‘alaik. 

Allohumma innii astaghfiruka minhu faghfirli.

 Allohumma wa maa ‘amiltu min ‘amalin tardlohu wa wa’adtanii ‘alaihit taubata wal ghufroona fataqabbalhu minnii wa la taqtho’ rojaii minka. Ya kariimu ya arhamarroohimiin. 
Wa shollallohu ta’aala ‘ala sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shohbihii wa sallam. 3x.

Artinya:
Dengan nama Alloh Yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang. Semoga sholawat dan salam Alloh selalu tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad, keluarganya, dan para sahabat beliau. 
Ya Alloh, segala amal yang aku lakukan pada tahun ini (yang telah lalu) dan Engkau tidak meridoinya, yang telah terlupakan olehku sedangkan Engkau tidak lupa. Engkau bermurah hati padaku padahal Engkau Maha Kuasa untuk menghukumku (menyiksaku). Engkau menyeru kepadaku, untuk bertaubat darinya sesudah aku melakukan kedurhakaan kepada-Mu. 

Ya Alloh… aku memohon ampun kepada-Mu dari kesalahanku, Maka ampunilah aku. Ya Alloh, segala amal yang aku lakukan di dalamnya dan Engkau ridhai, dan Engkau telah menjanjikan pahala kepadak dan ampunan maka aku memohon kepada-Mu hendaklah Engkau terima dariku, janganlah Engkau memutuskan harapanku dari rohmat-Mu wahai Dzat Yang Mulia dan Maha Pengasih. 

Sholawat dan salam, tetapkanlah pada junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga, dan shohabat beliau.
Dibaca 3 kali sebelum Maghrib. 

Jika dibaca bersama-sama, maka Imam membaca do’anya sedikit demi sedikit, kemudian diikuti oleh para jama’ah, dan begitu seterusnya. 
Syaitan akan berkata, “Saya lelah menggodanya selama setahun dan ia merusak pekerjaanku dalam sesaat saja.”

DO’A AWAL TAHUN
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ.

 اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

 اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تَمْلَأُ خَزَائِنُ اللهَ نُوْرًا، وَتَكُوْنُ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ فَرَجًا وَفَرَحًا وَسُرُوْرًا، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا.

 اَللّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيْمُ الْأَوَّلُ، 

وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ الْعَمِيْمِ الْمُعَوَّلِ، 

،وَهذَا عَام جَدِيْد قَدْ أَقْبَلْ،

 أَسْأَلُكَ الْعِصْمَة فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأوْلِيَائه، 

وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الَّأمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، 

وَالْإِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِى إِلَيْكَ زُلْفَى،

 يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ.

وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Bismillahirrohmanirrohim, 

Alhamdu lillahir robbil ‘alamin. 

Allohumma sholli ‘ala sayyidina muhammadin, sholaatan tamla’u khozainullohi nuuron, wa takuunu lanaa wa lil mukminiina farojan wa farohan wa surururon. Wa ‘alaa aalihi wa shohbihi wa sallama tasliiman katsiiron. 

Allohumma antal-abadiyyu, Al-Qodimul-Awwal, wa ‘alaa fadl-likal ‘adhimi wa kariimi juudikal ‘amimil mu’awwal, wa haadzaa ‘aamun jadiidun qod aqbal. 

As’alukal ‘ishmata fiihi minasy syaithoni wa auliyaihi. Wal ‘auna ‘alaa haadzihin nafsil-ammaaroti bis-suui, wal ishtighoola bi maa yuqorribunii ilaika zulfa. Yaa dzal jalaali wal ikroom.

wa shollallohu ta’aala alaa sayyidinaa Muhammadin wa alaa aalihi wa shohbihi wa sallam. 3x

Artinya:
Dengan nama Alloh Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Alloh, Tuhan Semesta Alam. Ya Alloh, limpahkanlah shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, sholawat yang memenuhi perbendaharaan Alloh dengan cahaya, dan (shalawat tersebut) menjadikan kami dan orang-orang mukmin sebuah kelapangan, kegembiraan dan suka cita, dan atas keluarga Nabi, para sahabat beliau keselamatan yang tak terhingga. Ya Alloh, Engkaulah Dzat yang abadi, yang terdahulu, yang tidak bermula. Atas Anugerah-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia yang kujadikan sandaran, inilah tahun baru telah datang. Kami mohon kepada-Mu penjagaan selama tahun ini dari setan dan pasukannya. Dan pertolongan untuk melawan nafsuku ini yang selalu mengajak kepada kejahatan, serta sibukkanlah (aku) dengan amal yang dapat mendekatkan diriku kepada-Mu sedekat-dekatnya. Wahai Dzat yang Maha Besar dan Mulia. Sholawat dan salam, atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabat beliau.

Doa tersebut dibaca 3 kali setelah Maghrib. Jika dibaca bersama-sama, maka Imam membaca do’anya sedikit demi sedikit, kemudian diikuti oleh para jama’ah, dan begitu seterusnya.Syaitan akan berkata, “Dia telah aman dan Alloh akan memasrahkan kepadanya 2 Malaikat yang menjaganya dari syaitan dan para pengikutnya.”
Wallohu a’lam…

Semoga kita semua selalu dijaga Alloh Ta’ala dari segala keburukan dan kedholiman, serta selalu dilimpahkan Rohmat dan Kasih Sayang-Nya. 

Selamat Tahun Baru Hijriyah 1 Muharrom 1439 H / 21 September 2017 M.

Kullu ‘aam wa antum bikhoir..

*Disadur dari Ustadz Andi  A Mustaqim Lc.MH ; Beliau teman seangkatan Habib Ali Zainal Abidin  Assegaf, Lc.MA ketika kuliah di YAMAN)*