Ayo Yasinan… KerrEEnn…!!!


Imam ibnu Katsir dawuh dalam kitab tafsir Al-Qur’an karya beliau dalam muqoddimah (pendahuluan) tafsir surat Yasin :

36. SURAT YASIN
تَفْسِيرُ سُورَةِ يس
Makkiyyah, Terdiri dari 83 ayat, kecuali ayat 45 Madaniyyah. Turun sesudah Surat Jin.
قَالَ أَبُو عِيسَى التِّرْمِذِيُّ: حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ وَسُفْيَانُ بْنُ وَكِيع، حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الرُّؤاسي، عَنِ الْحَسَنِ بْنِ صَالِحٍ، عَنْ هَارُونَ أَبِي مُحَمَّدٍ، عَنْ مُقَاتِلِ بْنِ حَيَّانَ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَنَسٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: “إِنَّ لِكُلِّ شَيْءٍ قَلْبًا، وَقَلْبُ الْقُرْآنِ يس. ومَنْ قَرَأَ يس كَتَبَ اللَّهُ لَهُ بِقِرَاءَتِهَا قِرَاءَةَ الْقُرْآنِ عَشْرَ مَرَّاتٍ”.
Abu Isa Imam Turmuzi mengatakan, telah menceritakan kepada kami Qutaibah dan Sufyan ibnu Waki’, telah menceritakan kepada kami Humaid ibnu Abdur Rahman Ar-Rawasi, dari Al-Hasan ibnu Saleh, dari Harun alias Abu Muhammad, dari Muqatil ibnu Hayyan, dari Qatadah, dari Anas r.a. yang mengatakan bahwa Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam. pernah bersabda: Sesungguhnya segala sesuatu itu mempunyai Qalbu (inti) dan Qalbu Al-Qur’an adalah surat Yasin. Dan barang siapa membaca surat Yasin, maka Alloh mencatat baginya karena bacaan surat Yasin itu pahala membaca Al-Qur’an sepuluh kali.
Kemudian Imam Turmuzi mengatakan bahwa hadits ini gharib, kami tidak mengenalnya melainkan melalui hadis Humaid ibnu Abdur Rahman. Dan Harun alias Abu Muhammad adalah seorang syekh (guru) yang tidak dikenal. Dalam hal ini ada sebuah hadis yang diriwayatkan melalui Abu Bakar As-Siddiq, tetapi sanadnya tidak sahih karena daif (lemah). Diriwayatkan pula melalui Abu Hurairah r.a., tetapi masih diragukan kesahihannya.
Hadits Abu Bakar diriwayatkan oleh Al-Hakim At-Turmuzi di dalam kitabnya Nawadirul Usul, sedangkan hadis Abu Hurairah r.a. diriwayatkan oleh Abu Bakar Al-Bazzar. Ia mengatakan:
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الْفَضْلِ، حَدَّثَنَا زَيْدُ -هُوَ ابْنُ الْحُبَابِ-حَدَّثَنَا حُميد -هُوَ الْمَكِّيُّ، مَوْلَى آلِ عَلْقَمَةَ-عَنْ عَطَاءٍ -هُوَ ابْنُ أَبِي رَبَاحٍ-عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: “إِنَّ لِكُلِّ شَيْءٍ قَلْبًا، وَقَلْبُ الْقُرْآنِ يس”.
Telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman ibnul Fadl, telah menceritakan kepada kami Zaid ibnul Habbab, telah menceritakan kepada kami Humaid Al-Makki maula keluarga Alqamah, dari Ata ibnu Abu Rabah, dari Abu Hurairah r.a. yang mengatakan bahwa Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam.. pernah bersabda: Sesungguhnya segala sesuatu itu mempunyai Qalbu (inti), dan Qalbu Al-Qur’an adalah surat Yasin
Kemudian Abu Bakar Al-Bazzar mengatakan, “Kami tidak mengenal ada seseorang yang meriwayatkannya selain Zaid ibnu Humaid.”
قَالَ الْحَافِظُ أَبُو يَعْلَى: حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ أَبِي إِسْرَائِيلَ، حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنْ هِشَامِ بْنِ زِيَادٍ، عَنِ الْحَسَنِ قَالَ: سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: “مَنْ قَرَأَ يس فِي لَيْلَةٍ أَصْبَحَ مَغْفُورًا لَهُ. وَمَنْ قَرَأَ: “حم” الَّتِي فِيهَا الدُّخَانُ أَصْبَحَ مَغْفُورًا لَهُ”
Al-Hafiz Abu Ya’la mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ishaq ibnu Abu Israil, telah menceritakan kepada kami Hajjaj ibnu Muhammad, dari Hisyam ibnu Ziad, dari Al-Hasan yang mengatakan bahwa ia pernah mendengar Abu Hurairah r.a. berkata bahwa Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam.. pernah bersabda: “Barang siapa yang membaca surat Yasin di malam hari, Maka esok harinya ia diampuni. Dan barang siapa yang membaca Ha Mim yang di dalamnya disebutkan Dukhan (surat Ad-Dukhan) maka pada pagi harinya ia diampuni.
Sanad hadits ini Jayyid (baik).
قَالَ  ابْنُ حِبَّانَ فِي صَحِيحِهِ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ -مَوْلَى ثَقِيفٍ-حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ شُجَاعِ بْنِ الْوَلِيدِ السَّكُونِيُّ، حَدَّثَنَا أَبِي، حَدَّثَنَا زِيَادُ بْنُ خَيْثَمة، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بن جُحَادة، عَنِ الْحَسَنِ، عَنْ جُنْدَب بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: “مَنْ قَرَأَ يس فِي لَيْلَةٍ ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ، غُفِرَ لَهُ”.
Ibnu Hibban di dalam kitab sahihnya mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Ishaq ibnu Ibrahim maula Saqif, telah menceritakan kepada kami Al-Walid ibnu Syuja’ ibnul Walid As-Sukuni, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Ziad ibnu Khaisamah, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Jahadah, dari Al-Hasan, dari Jundub ibnu Abdullah r.a. yang mengatakan bahwa Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam. pernah bersabda: “Barang siapa yang membaca surat Yasin di malam hari karena mengharapkan ridlo Alloh Ta’ala maka diberikan ampunan baginya (dari dosa-dosanya)”.
قَالَ الْإِمَامُ أَحْمَدُ: حَدَّثَنَا عَارِمٌ، حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ رَجُلٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ مَعْقِلِ بْنِ يَسَار، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: “الْبَقَرَةُ سِنام الْقُرْآنِ وذِرْوَته، نَزَلَ مَعَ كُلِّ آيَةٍ مِنْهَا ثَمَانُونَ مَلَكًا، وَاسْتُخْرِجَتْ {اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ} [الْبَقَرَةِ: 255] مِنْ تَحْتِ الْعَرْشِ فَوُصِلَتْ بِهَا -أَوْ: فَوُصِلَتْ بِسُورَةِ الْبَقَرَةِ-وَيس قَلْبُ الْقُرْآنِ، لَا يَقْرَؤُهَا رَجُلٌ يُرِيدُ اللَّهَ والدار الآخرة، إلا غفر له، واقرؤوها عَلَى مَوْتَاكُمْ”.
Imam Amad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Arim, telah menceritakan kepada kami Mu’tamir, dari ayahnya, dari seorang lelaki, dari ayahnya, dari Ma’qal ibnu Yasar r.a. yang mengatakan bahwa sesungguhnya Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam. pernah bersabda: “Al-Baqarah adalah punuk Al-Qur’an dan merupakan puncaknya, diturunkan bersamaan dengan tiap ayatnya sebanyak delapan puluh malaikat, dan ayat yang mengatakan, “Alloh tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya) ” (Al-Baqarah: 255) dikeluarkan dari bawah Arasy maka aku hubungkan atau aku gabungkan dengan surat Al-Baqarah ayat tersebut. Dan Yasin adalah Qalbu Al-Qur’an; tidak sekali-kali seseorang membacanya karena mengharapkan pahala Alloh dan hari kemudian, melainkan ia diberikan ampunan baginya, dan bacakanlah surat Yasin buat Orang-orang mati kalian.
Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Imam Nasai di dalam kitab Al-‘Yaum wal Lailah melalui Muhammad ibnu Abdul A’la, dari Mu’tamir ibnu Sulaiman dengan sanad yang sama.
ثُمَّ قَالَ الْإِمَامُ أَحْمَدُ: حَدَّثَنَا عَارِمٌ، حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ، حَدَّثَنَا سُلَيْمَانَ التَّيْمِيِّ، عَنْ أَبِي عُثْمَانَ -وَلَيْسَ بِالنَّهْدِيِّ-عَنْ أَبِيهِ، عَنْ مَعْقِل بْنِ يَسَار قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: “اقرؤوها عَلَى مَوْتَاكُمْ” -يَعْنِي: يس
Kemudian Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Arim, telah menceritakan kepada kami Ibnul Mubarak, telah menceritakan kepada kami Sulaiman At-Taimi, dari Abu Usman, tetapi bukan An-Nahdi, dari ayahnya, dari Ma’qal ibnu Yasar r.a. yang mengatakan bahwa Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi Wasallam.. pernah bersabda: “Bacakanlah ia untuk orang-orang mati kalian. Yakni surat Yasin tersebut”.
Imam Abu Dawud dan Imam Nasa’i di dalam kitab Al-Yaum wal-Lailah-nya —juga Imam Ibnu Majah— telah meriwayatkan­nya melalui hadits Abdulloh ibnul Mubarok dengan sanad yang sama, hanya di dalam riwayat Imam Nasa’i disebutkan dari Abu Usman dari Ma’qal ibnu Yasar r.a.
Mengingat banyaknya hadits-hadits yang membicarakan keutamaan surat Yasin ini, maka ada sebagian ulama yang mengatakan bahwa di antara khasiat surat ini ialah tidak sekali-kali ia dibaca dalam suatu urusan yang sulit, melainkan Alloh akan memudahkannya. Dan seakan-akan surat Yasin yang dibacakan untuk orang yang sedang menghadapi ajalnya dimaksudkan untuk memohon agar rahmat dan berkah diturunkan baginya, dan dimaksudkan agar rohnya keluar dengan mudah; hanya Alloh-lah Yang Maha Mengetahui.
Imam Achmad Rohimahulloh mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abul Mughirah, telah menceritakan kepada kami Safwan yang mengatakan bahwa para syekh mengatakan, “Apabila surat Yasin dibacakan untuk orang yang sedang menjelang kematiannya, maka Alloh Ta’ala. memberikan keringanan baginya berkat surat Yasin ini.”
قَالَ الْبَزَّارُ: حَدَّثَنَا سَلَمَةُ بْنُ شَبِيبٍ، حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْحَكَمِ بْنِ أَبَانٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عِكْرِمَة، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: “لَوَدِدْتُ أَنَّهَا فِي قَلْبِ كُلِّ إِنْسَانٍ مِنْ أُمَّتِي” -يعني: يس.
Al-Bazzar mengatakan, telah menceritakan kepada kami Salamah ibnu Syabib, telah menceritakan kepada kami Ibrahim ibnu Hakim ibnu Aban, dari ayahnya, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas yang mengatakan bahwa Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam. pernah bersabda: “Sungguh aku menginginkan bila surat Yasin berada di dalam Qalbu setiap orang dari umatku”.
Yakni surat Yasin (hendaknya) dihafal oleh setiap orang dari umat Nabi Shollallohu ‘Alaihi Wasallam.
والله أعلم
والله يتولى الجميع برعايته.
٢٧ شوال ١٤٣٨ هجرية

Jelang Sabtu Petang

 (Otw Villa 55 mBatu)
#njeruhBisBagong; 22 Juli 2017.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s