يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا …٣٣ Yaa Ayyuhalladziina Aamanuu… yang ke-33 adalah QS. AL MA’IDAH 35

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا …٣٣

Yaa Ayyuhalladziina Aamanuu… yang ke-33 adalah QS. AL MA’IDAH 35

(يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَابْتَغُوا إِلَيْهِ الْوَسِيلَةَ وَجَاهِدُوا فِي سَبِيلِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ)

[Surat Al-Ma’idah 35]

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.” Al-Maidah: 35

Dalam sebuah riwayat Rosululloh bersabda,

“Tidak ada lagi hijroh setelah Fath (Makkah). Akan tetapi (berupa) Jihad dan Niat” -Makna Hadits-

Islam dan Iman adalah 2 buah pondasi sekaligus tiang penyanggah terkuat kelangsungan kehidupan manusia. Berkali-kali Alloh menyebutkan dalam Al-Qur’an terkait pentingnya keimanan sebagai asas keberuntungan. Sebagaimana termaktub dalam ayat,

Al-Baqoroh: 189

Ali Imron: 130

Ali Imron: 200

Al-Maidah: 35

Al-Maidah: 90

Al-Maidah: 100

Al-A’rof: 69

Al-Anfal: 45

Al-Hajj: 77

An-Nur: 31

Al-Jumuah: 10

Bagaimana seharusnya setiap manusia menjadikan syari’at Islam sebagai pedoman dasar yang menuntun niat, langkah dan target hidupnya. Serta menjadikan ketakwaan sebagai modal tertinggi dalam meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Menjalankan segala perintah, meninggalkan larangan, serta berusaha mendekatkan diri padaNya. Dengan sebuah harapan menjadi sarana dan washilah untuk mendapatkan “Nadhroh Rohmah” dariNya. Pandangan rohmat yang mampu menyelamatkan kita dari segala marabahaya, bahkan dari panasnya siksa api neraka.

Dalam perjalanan kehidupan di dunia, sesuai dengan sabda Mukjizat Rosulillah akan datangnya masa kemunduran dan kekalahan kaum Muslimin terhadap kaum Kuffar. Terdholimi dan selalu teraniaya, terkuasai tanpa mampu memberikan pembelaan dan perlawanan sedikitpun atas diri pada mereka. Memudarnya syariat Islam dari muka bumi.

Hal tersebut tak bisa kita pungkiri dan kita tolak kehadirannya. Sebagaimana sunnatulloh yang berlaku dalam kehidupan, bahwa hidup tak selamanya berada di atas, tak selalu menang, senang dan bahagia. Namun, ia juga bisa berada di bawah, terjatuh, dan terkapar.

Namun kita tak perlu terlalu larut dalam kesedihan akan kekalahan ini. Karena kita masih memiliki janji Alloh, akan munculnya kejayaan Islam sekali lagi di muka bumi. Dibawah pimpinan cucu dari Rosulillah, Imam Mahdi serta dituntun langsung oleh Nabi Isa ‘Alaihissalam.

Sebagai sebuah bukti konkrit, bahwa Islam yang datang dengan kedamaian, yang dibawa oleh Rosul idaman, adalah agama suci yang berasal dari Alloh. Diturunkan sebagai rahmat bagi seluruh alam. Takkan pernah hilang dan musnah hingga akhir zaman. Meski dengan tertatih, merangkak dan terseok, Islam akan bangkit kembali dengan segala kejayaannya. Islam akan bersinar dengan segala kemegahannya. Menuntun kembali manusia ke arah kemenangan, mengajak kembali manusia bangkit melangkah di atas jalan Alloh.

Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam bersabda dalam sebuah hadits,

“Akan selalu ada, sekelompok umat dari umatku yang berdiri dalam mempertahankan kebenaran, tidak akan membahayakan (tidak takut) pada orang-orang yang menyalahi dan melawan mereka…” -Makna Hadits-

Mudah-mudahan kita termasuk salah satu dari kelompok yang dimaksud Rosululloh, senantiasa berdiri tegak membela agama Alloh, di manapun dan sampai kapanpun jua. Amiin…

-Taklim Pagi-

Abi Muhammad Ihya Ulumiddin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s