2 Wanita Sholihah dari Kota Baghdad

👰🏻👰🏻DUA WANITA SHALIHAH DI BAGHDAD

🌴🌴🌴🌴🌴🌴

Imam Ibnul Jauzi bercerita:

Dahulu di kota Baghdad ada seorang lelaki pedagang yang sangat kaya. Ketika ia sedang berada di tokonya, datang seorang wanita muda dan cantik, tampak seperti mencari sesuatu yang hendak dibeli.

Ketika sedang berbicara dengannya, tiba-tiba wanita itu membuka cadarnya. Tampaklah wajah yang cantik berseri-seri.

Lelaki itu menjadi gelisah lalu mengatakan, “Demi Allah, aku sangat gelisah dengan apa yang baru saja kulihat.”

Wanita itu mengatakan, “Sebenarnya saya datang ke sini bukan untuk membeli sesuatu. Saya datang ke sini hanya karena beberapa hari terakhir ini saya sering mondar-mandir di pasar lalu hati saya tertambat pada seorang lelaki yang saya ingin sekali ia menikahiku. Lelaki itu adalah anda. Sungguh hati saya jatuh pada anda dan saya adalah orang kaya. Saya punya banyak harta. Maukah anda menikahi saya?”

Lelaki itu menjawab, “Saya sudah punya istri dan saya telah berjanji untuk tidak menggantikannya dengan siapapun. Saya juga punya anak darinya.”

Wanita itu menjawab, “Saya rela seandainya anda mendatangi saya dua kali dalam seminggu.”

Akhirnya lelaki itu menerima tawarannya. Keduanya mulai melangsungkan akad pernikahan hingga melakukan hubungan badan.

Lelaki itu kemudian pulang ke rumahnya dan menemui istri pertamanya lalu mengatakan, “Ada temanku yang memintaku supaya aku menginap di rumahnya malam ini.”

Lelaki itu pergi menuju rumah istri barunya setelah Zhuhur setiap hari.

Hal ini terus berlangsung selama delapan bulan.

Lama-kelamaan istri pertamanya mulai curiga dengan keadaan suaminya. Ia menyuruh seorang perempuan pembantunya untuk mengawasi suaminya, “Kalau suami saya keluar, lihatlah ke mana ia pergi.”

Perempuan pembantu itu membuntuti majikannya ke mana ia pergi hingga ke tokonya. Setelah Zhuhur, majikannya beranjak pergi dan pembantu itu terus membuntutinya.

Hingga sampai di suatu rumah istri keduanya. Pembantu itu lalu mendatangi rumah tetangganya dan bertanya kepada mereka, “Milik siapa rumah ini?”

Mereka menjawab, “Ini adalah rumah milik seorang wanita kaya yang baru saja menikah dengan seorang lelaki pedagang yang juga kaya.”

Kemudian pembantu itu kembali menghadap istri majikannya dan menceritakan apa yang baru saja ia dapati.

Istri pertama menjawab, “Tolong jangan beritahu siapapun tentang berita ini.”

Ia pun menampakkan ekspresi yang tidak berubah sama sekali dengan sebelumnya di hadapan suaminya.

Hingga akhirnya genap setahun lelaki itu menjalani pernikahan barunya. Kemudian ia jatuh sakit dan meninggal dunia.

Ia meninggalkan harta warisan sebesar delapan ribu Dinar.

Istri pertamanya membagi-bagi harta warisan tersebut sesuai jatahnya. Tujuh ribu Dinar ia berikan kepada anaknya. Sedangkan seribu sisanya ia bagi menjadi dua sama rata. Setengahnya ia masukkan ke dalam sebuah kantong lalu ia menyuruh pembantunya, “Pergilah menuju rumah wanita yang menjadi istri keduanya itu lalu beritahukan kepadanya bahwa suaminya telah meninggal dunia dan meninggalkan harta warisan sebesar delapan ribu Dinar. Anaknya telah mengambil jatahnya sebesar tujuh Dinar. Sedangkan sisanya dibagi dua sama rata untuk dua istrinya. Dan ini adalah jatah wanita itu.”

Pembantu itu kemudian pergi dan mengetuk pintu rumah wanita kedua. Setelah masuk, ia memberitahukan kepadanya perihal kematian suaminya dan harta warisannya.

Mantan istrinya itu menangis lalu membuka sebuah kotak dan mengeluarkan harta benda dari dalamnya lalu mengatakan kepada pembantu, “Kembalilah kepada majikanmu. Serahkanlah barang ini kepadanya. Beritahukan kepadanya bahwa lelaki itu telah menceraikan saya dan menulis sebuah wasiat bahwa saya tidak berhak mendapatkan warisan. Bawalah kembali harta ini karena saya tidak berhak mengambilnya sedikit pun sama sekali.

Pembantu itu lalu pulang dan menceritakan kejadian tersebut.

🌴🌴🌴🌴🌴🌴

📚Sumber: Shifatus Shafwah karya Ibnul Jauzi.

✏Diterjemah oleh: Abul Faruq Danang Kuncoro W

(semoga Alloh mengampuninya).

wanita

Mutiara Hikmah

Jelang Siang Selasa Bahagia

28 Muharrom 1437 H

10 November 2015 M

, W A N I T A’

~~~~~~~ ~~~

• Tahukah engkau ….

Bahwa yang pertama kali tinggal di Masjidil Haram adalah

~~~~~~~~~~

‘W A N I T A’

~~~~~~~~~~

Itulah ibunda kita ‘Siti Hajar’

istri Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam …..

• Tahukah engkau ….

Bahwa yang pertama kali beriman kepada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam adalah

~~~~~~~~~~

‘W A N I T A’

~~~~~~~~~~

Itulah istri beliau ‘Siti Khadijah’ Radhiyallahu ‘Anha ….

• Tahukah engkau ….

Bahwa darah yang pertama kali tumpah di jalan ALLAH Subhanahu wa Ta’ala adalah darah

~~~~~~~~~~

‘W A N I T A’

~~~~~~~~~~

Itulah darah ‘Syahidah Sumayyah’ ibunya Ammar Bin Yasir …..

• Tahukah engkau …..

Allah Subhanahu wa Ta’ala menurunkan Al-Qur’an dan di dalamnya ada Surah bernama

~~~~~~~~~~

‘W A N I T A’

~~~~~~~~~~

(An-Nisaa’)

Itulah surah ke 4, dan surah terpanjang ke 4 dalam Al-Qur’an, ada 176 ayat setelah Al-Baqarah 286 ayat ; Al-ARaaf 206 ayat dan Ali Imran 200 ayat.

Sementara Surah ‘Ar-Rijaal’ (Laki-Laki) tidak kita temukan didalam 114 Surah.

• Tahukah engkau……

Nabi Saw bersabda :

“aku berwasiat pada kalian agar bersikap baiklah terhadap

~~~~~~~~~~

‘W A N I T A’

~~~~~~~~~~

Itulah kalimat yang beliau ulang2 hingga 3 kali dalam khutbah perpisahan beliau (wada’) sebelum beliau Shalallahu ‘Alaihi Wasallam meninggalkan kita semua selamanya…

• Tahukah engkau …….

Nabi Saw bersabda :

“Siapa yang memiliki

~~~~~~~~~~~~

3 Anak Wanita

~~~~~~~~~~~~

kemudian mendidiknya dan berhasil baik dalam pendidikannya, maka itu akan menjadi pembebas baginya dari Api Neraka”

Sahabat bertanya :

“Bagaimana jika hanya 2 Anak Wanita saja wahai Rasulullah?”

Jawab Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam :

“2 Anak Wanita pun bisa”

Kata Sahabat lagi :

“Bagaimana bila hanya 1 Anak Wanita saja Baginda Rasul?”

Jawab Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam :

“1 Anak Wanita pun juga bisa”

• Tahukah engkau….

bahwa Surga itu terletak dibawah kaki

~~~~~~~~~~

Ibu (Wanita)

~~~~~~~~~~

“Al-Jannatu Tahtaa aqdaamil Ummahaat :

“Surga itu berada dibawah telapak kaki Ibu”

Adakah kemuliaan yang melebihi semua ini bagi

~~~~~~~~~~~~~~~

‘W A N I T A’ ?!?!?!

~~~~~~~~~~~~~~~

Katakanlah wahai para wanita : “Alhamdulillahi ‘Alaa Ni’matil Islam”

(Umar Bin Hafizh)

Jadi…..

Jika engkau mengatakan bahwa Islam adalah agama yang tidak memuliakan

~~~~~~~~~~

‘W A N I T A’

~~~~~~~~~~

Maka engkau mengambil sebuah kesimpulan yang ‘Salah Besar’…

“Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, bentuk tubuh yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya.

Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari mata hatinya, kerana itulah pintu hatinya, tempat dimana cinta itu ada.”

“CINTANYA TANPA SYARAT”.

Every Woman is Wonderful‍‌‌‌‌‍‍‍‍‌ 𒜌

‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Karena isteri, rezekimu bertambah.

‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Karena isteri, maka lahirlah anak2mu.

‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Karena isteri, makan, pakaianmu dijaga.

‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Karena isteri, tenang hati mu.

‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Karena isteri, lembut pandangan mata mu.

‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Karena isteri adalah satunya manusia yang boleh melihat cacat cela mu yang tersembunyi dari pandangan mata mu dan masih menerima mu seadanya.

‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Janganlah sakiti hati mereka, ingatlah setiap pengorbanan mereka,

‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌walaupun kecil di mata mu, baginya besar bagi dirinya.

‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Setiap peluh yang menitik, yang bekerja untuk keluarganya,

‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌setiap airmata yang menitis untuk anak-anak dan suaminya adalah salah satu tanda,

‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌dia isteri yang terbaik buat anda wahai yang bergelar suami.

‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌renungan sepintas lalu. Mengapa WANITA sering menangis?

‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Jawab Allah :

Karena WANITA itu unik.

‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Aku ciptakan ia sebagai makhluk istimewa.

‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌KU kuatkan bahunya utk menjaga anak2nya,

‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌KU lembutkan hatinya utk memberi rasa aman,

‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌KU kuatkan rahimnya utk menyimpan benih manusia,

‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌KU teguhkan peribadinya utk terus berjuang saat yg lain

menyerah,

‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌KU beri dia naluri utk tetap menyayangi, walau dikhianati oleh teman,

‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌walau disakiti oleh orang yg disayangi.

WANITA makhluk kuat.

‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌🐠‌‌Tapi jika suatu saat dia menangis itu kerana KU beri air mata utk membasuh luka batin & memberi kekuatan baru.

‍‌‌‌‌‍‍‍‍‌‍‌🍁‌‌WANITA sangatlah istimewa……

..Kirimkan kpd WANITA yg kamu sayangi……

‍‌‌‌‌‍‌‍‌‍‌‌🌴‌‌Kirimkan juga kpd lelaki agar mereka menghargai WANITA dan agar tau bahwa WANITA…..ciptaan yg istimewa……..

‍‌‌‌‌‍‍‍‌‍‌➡‌‌Wajah IBU paling→ cantik

‍‌‌‌‌‍‍‍‌‍‌➡‌‌Masakan IBU paling→ sedap

‍‌‌‌‌‍‍‍‌‍‌➡‌‌Kata IBU paling→ beharga.

‍‌‌‌‌‍‍‍‌‍‌➡‌‌Doa IBU paling→makbul

‍‌‌‌‌‍‍‍‌‍‌➡‌‌ Restu IBU paling di berkati:

‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‍‌🌺‌‌IBU SANGAT SEMPURNA DI MATA KITA  ‍‌‌‌‌‍‍‍‌‌‍‌

☺…in syaa Alloh

يا أيها الذين آمنوا….. ٣٨ “yaa ayyuhalladziina aamanuu yang ke-38

Yaa Ayyuhalladziina Aamanuu… yang ke-38

Surah Al-Maeda, Verse 90:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

O you who believe! intoxicants and games of chance and (sacrificing to) stones set up and (dividing by) arrows are only an uncleanness, the Shaitan’s work; shun it therefore that you may be successful.

حمدا لله تبارك وتعالى

ومصليا ومسلما على رسول الله.

اما بعد…

معاشر المسلمين حفظكم الله….

اتقوا الله في السر والعلن…

واعلموا أن الله يقول:

(يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ)

[Surat Al-Ma’idah 90]

“Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya khomr, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah Termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan” Al-Ma’idah: 90

Membahas tentang khomr, tak lepas dari membahas kebiasaan orang2 Arab di masa Jahiliyah, dan beberapa tahun di masa Rosululloh. Yang dalam beberapa riwayat, menjelaskan tentang permohonan khusus Sayyidina Umar kepada Rosululloh untuk berdoa pada Alloh demi dilarangnya khomr. Yang kemudian turunlah ayat2 tentang khomr tersebut secara bertahap, mulai dari penjelasan tentang manfaat dan mudhorot yang dikandungnya, pelarangan sholat dalam keadaan mabuk, akibat dari meminumnya, hingga pelarangan secara umum untuk bahkan sekedar menyentuhnya.

Turunnya hukum tersebut, tiada lain dikarenakan adanya efek2 negatif yang ditimbulkan khomr tersebut dalam kehidupan manusia. Membuat manusia lupa dan tak sadarkan diri, hingga menjadikannya tidak lagi berpikiran sehat dan meninggalkan norma2 serta etika.

Sebagaimana sebuah riwayat Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab beliau, bahwa pada suatu hari Sayyidina Ali membawa 2 unta beliau untuk dijual beserta rumput alang2 yang diangkutnya, untuk digunakan sebagai biaya walimah beliau bersama Sayyidah Fathimah putri Rosulillah.

Kemudian, beliau tambatkan 2 unta tersebut di depan pintu seorang shohabat Anshor, di mana di dalamnya beliau melihat Sayyidina Hamzah tengah meminum khomr beserta kawan2nya yang lain. Hal itu terjadi sebelum adanya hukum pengharaman khomr. Yang kemudian terjadilah peristiwa yang sangat menyedihkan hati Sayyidina Ali. Di mana Sayyidina Hamzah kemudian keluar rumah dan menyembelih 2 unta Sayyidina Ali yang tertambat didepan rumah setelah mendengarkan syair dari seorang biduan di rumah tersebut.

Sayyidina Ali kemudian melaporkan kejadian tersebut pada Rosululloh yang kemudian bergerak langsung untuk menegor dan memarahi beliau. Namun apa yang terjadi sungguh di luar perkiraan. Bukannya sadar dengan apa yang dilakukan, Sayyidina Hamzah (yang masih mabuk saat itu) kemudian mengucapkan kata2 yang sangat tidak pantas pada Rosululloh. Yang kemudian membuat Rosululloh pergi meninggalkannya saat itu karena merasa percuma menegor seseoang yang tengah mabuk dan hilang kesadaran.

Itulah efek negatif dan bahayanya khomr. Sayyidina Hamzah yang sangat mengagungkan Rosululloh di manapun dan kapanpun, bisa bertindak di luar dugaan dan tidak sopan pada Rosululloh. Meski hal tersebut beliau lakukan di luar kesadaran beliau.

Terkait dengan hukum khomr dan yang dikandungnya, berupa alkohol, dll. Terdapat beberapa pendapat ulama yang membahas akan kenajisannya. Dalam sisi dzatnya kah, atau hanya dalam sisi maknanya saja. Sehingga memunculkan pendapat akan kebolehannya menggunakan alkohol untuk pengobatan, kebutuhan sehari, dsb. Dan muncul pula pendapat yang mengharamkannya dalam menggunakan alkohol tersebut dalam hal apapun, sebagaimana pendapat imam Syafi’i yang lebih sering mendahulukan kehati2an (Saddan Liddzariah).

Inilah yang menjadi dasar pemikiran Imam Madzhab kita, Imam Syafi’i. Akan pendapat2 beliau yang terkesan ketat, dan keras. Karena pada dasarnya, beliau ingin mengajak kita untuk berhati2 dalam segala larangan Alloh dan menjauhi hal tersebut sejauh2nya.

Mudah2an langkah kita selalu dijaga oleh Alloh dalam melaksanakan perintah dan menjauhi larangan2Nya. Amiin…

-Taklim Pagi-

  1. Abi Muhammad Ihya’ Ulumiddin