Kekhususan & Keistimewaan As-Sayyidah Khodijah Al-Kubro

Ditulis sebagai contoh harapan dan do’a orang tua terhadap anaknya atau seorang istri atas suaminya (dan sebaliknya) juga seorang gadis kepada calon suaminya (dan sebaliknya).

Disarikan dari kitab AL-BUSYROO FII MANAAQIBI AS-SAYYIDAH KHODIJAH AL-KUBROO karya Abuya As-Sayyid Muhammad bin ‘Alawy Al-Maliky Al-Hasany;

1. Sebagai Istri Pertama Rosululloh  صلى الله عليه وسلم  dan sepanjang usianya tanpa dimadu. Mendampingi Sang Suami hingga akhir hayat (24 tahun) bahkan Nabi sendiri yang meletakkan jasad As-Sayyidah Khodijah pada kuburannya.

2. Manusia pertama yang beriman kepada  Rosululloh  صلى الله عليه وسلم baik dari kalangan laki-laki maupun perempuan.

3. Selalu sholat berjamaah dengan Rosululloh  صلى الله عليه وسلم beliau mendapat kemuliaan sebagai orang pertama melaksanakan perintah wudlu’ dan menghadap Qiblat ke Baitulloh Al-Harom. Bahkan beliaulah yang berkesempatan sholat berjamaah baik sebelum mendapatkan perintah sholat lima waktu bersama Rosululloh  صلى الله عليه وسلم

4. Beliau adalah pimpinan wanita seluruh jagad raya, sederajat dengan Maryam binti Imron, Fathimah binti Muhammad dan Asiyah istri Fir’aun.

5. Semua putra-putri   Rosululloh  صلى الله عليه وسلم dilahirkan dari rahim beliau, kecuali As-sayyid ibrohim dari As-Sayyidah Mariyah Al-Qibthiyyah Mesir.

6. Nabi sangat mencintai beliau meski sudah tidak bersama. Sering kali Rosululloh menyebut nama dan prilaku beliau di hadapan istri-istri yang lain, Juga saat ada pertemuan dengan siapa saja beliau masih sering menyebut kebaikan as-sayyidah Khodijah serta tak lupa mendo’akan serta memohonkan ampun kepada Alloh atasnya. Kecintaan Nabi, beliau ungkapkan kepada siapa saja yang dicintai khodijah baik dari keluarga As-Sayyidah Khodijah sendiri maupun teman-teman As-Sayyidah Khodijah. Bahkan Rosululloh  صلى الله عليه وسلم pernah menyatakan kepada As-Sayyidah ‘Aisyah yang saat itu cemburu atas sikap nabi tersebut, Rosululloh  صلى الله عليه وسلم  bersabda :

لقد رزقتُ حبها, فأنا أحب مَنْ يحبها

“sungguh aku dianugrahi untuk mencintai KHODIJAH, maka aku cinta kepada orang yang cinta kepadanya”

ALLOHUMMAJ’ALNAA MINHUM….

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s