semoga jadi milik MIM

Setahun sudah kita tinggal di Pesantren “KONTRAKAN” ini. Bila setahun yang lalu Ma’had ibnu Mas’ud Tulungagung ini “kepadatan penduduk” sebab dihuni 26 santri ples Ust. Niam beserta seorang istri dan seorang putra tercintanya, namun pada tahun ini Ma’had yang status kontrakannya tinggal 10 bulan lagi ini masih ada 5 santri ples ustadz Anwar dari Pasuruan sebagai pendampingnya.

Santri-santri lama masih memutuskan untuk mengikuti ngaji pagi dan sore saja. Sebab rumah mereka sangat dekat dari Ma’had ini. Rata-rata mereka semuanya dari kota Tulungagung sendiri. Ridho Assegaf misalnya, sampai saat ini masih tetap datang ngaji di sore hari hingga selesai ta’lim isya’. Santri yang bertubuh sangat subur dan sempat diet ketat ini baru kembali ke rumahnya sehabis Asya’ (makan malam) bersama-sama santri baru di Ma’had Ibnu Mas’ud.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s